Investasi di Nanovest, Mau Jadi Investor atau Trader?

Investasi saham merupakan salah satu instrumen investasi yang paling populer saat ini. Saham dinilai sebagai aset yang memberikan imbal balik yang tinggi meskipun memiliki risiko yang tinggi juga. Namun, tahukah kamu jika di dalam saham terdapat 2 jenis karakteristik orang yang berbeda saat berinvestasi?

2 karakteristik tersebut membedakan gaya dari investasi yang mereka lakukan, yaitu investor dan trader.

  • Investor saham merupakan orang yang menempatkan dana investasinya dengan pasif atau tidak aktif dalam kegiatan jual beli yang intens. Biasanya investor hanya akan memilih saham-saham yang memiliki fundamental baik. Setelah membeli saham tersebut, maka Ia akan membiarkan saham tersebut untuk waktu yang relatif lama karena memang para investor mengincar keuntungan jangka Panjang serta deviden dari saham tersebut.

  • Trader saham merupakan orang yang menempatkan dana investasinya dengan aktif. Seorang trader akan terus aktif dalam kegiatan jual beli saham karena memang mereka mengambil keuntungan dari transaksi jual dan beli.

Para trader cenderung memilih saham dengan pendekatan analisis teknikal, berbeda dengan investor yang lebih mengedepankan analisis fundamentalnya. Namun, bukan berarti trader tidak melihat analisis fundamentalnya, karena tidak jarang analisis teknikal dapat dimanipulasi oleh big money.

Investor saham cenderung akan melakukan analisis fundamental, setelah menemukan saham yang dirasa akan menguntungkan untuk jangka Panjang dan memberikan deviden yang cukup, maka Ia akan membeli saham tersebut dan meninggalkannya.

Berbeda dengan investor, trader akan terus aktif mencari saham yang ingin dia beli dengan analisis teknikal. Setelah menemukan saham yang cocok dengan trading plan, maka mereka akan segera membeli saham tersebut, dan akan menjualnya Kembali dalam jangka pendek. Biasanya mereka akan melakukan jual beli di hari yang sama atau paling lama dalam jangka waktu seminggu, tergantung kepada trading plan mereka.

Nah, kamu bisa pilih, nih, mau menjadi investor atau menjadi trader. Investor cocok untuk kamu yang tidak memiliki waktu untuk terus mengecek harga saham secara terus menerus, sedangkan trader cocok untuk kamu yang memiliki waktu untuk melakukan analisis teknikal. Namun, biasanya kamu akan membutuhkan modal yang lebih besar apabila ingin menjadi investor agar keuntungan yang kamu dapatkan lebih maksimal.

Tapi tenang, menjadi investor atau trader sekarang ini tidak lagi memerlukan modal puluhan juta, kok. Karena sekarang ada Nanovest yang memungkinkan kamu untuk berinvestasi di saham luar negeri mulai dari 5  ribu rupiah saja!

C:\Users\Ratih_PC\Downloads\Screenshot_2022-01-28-18-47-50-89_e65fae151d6ed031dc604b488883328a.jpg

Nanovest juga memiliki ratusan saham luar negeri yang siap untuk kamu miliki. Bayangkan saja, dengan mulia dari 5 ribu saja, kamu bisa menjadi pemegang saham dari perusahaan-perusahaan top di dunia seperti Microsoft, Google, Apple, dan Facebook. Keren, bukan? Ya meskipun hanya nol koma sekian persen, namun tetap saja secara teknis kamu adalah salah satu pemilik perusahaan tersebut.

C:\Users\Ratih_PC\Downloads\Screenshot_2022-01-28-20-02-27-15_e65fae151d6ed031dc604b488883328a.jpg

Lalu, apakah di Nanovest memungkinkan buat kamu untuk melakukan investasi baik sebagai investor maupun trader? Jawabannya, iya! Apalagi di Nanovest juga ada fitur “Alert Harga” yang berfungsi menginformasikan pergerakan harga saham yang ingin atau sudah kamu miliki. Pada fitur ini, kamu bisa mengatur seberapa besar perubahan harga saham yang diinginkan, sehingga kamu yang ingin menjadi trader tidak perlu terus-terusan mengamati pergerakan harga saham.

C:\Users\Ratih_PC\Downloads\Screenshot_2022-01-28-20-02-50-62_e65fae151d6ed031dc604b488883328a.jpg

Seperti itulah kira-kira perbedaan karakteristik antara investor saham dan trader saham, yang keduanya bisa kamu lakukan di Nanovest. Nah, kamu mau jadi yang mana, nih?


Posting Komentar

0 Komentar